KONTEN LOKAL ?

6 12 2011

KONTEN LOKAL?
SIAP KAH MASYARAKAT KITA..?
Kandungan local sudah jadi bahasan tiap warung-warung di bojonegoro, isu kandunganlokal mengemuka awal dengan beberapa kejadian yang terjadi di bawah,  jujur tidak jujur di akui tidak di akui pemerintah sangat ketakutan yang luar biasa dengan isu kandungan lokal,kenapa? apabila masyarakat tidak di akomodir,maka semua itu akan rawan memunculkan Premanisme(teroris) di Bojonegoro.
Kita masih ingat dengan gerakan Bupati Santoso saat itu berani menutup JOB Petrochina,dan warga juga sering melakukan aksi -aksi kecil di sekitar pengeboran.yang memimpin gerakan aksi damai itu hanya lah Kandungan lokal,yang membuat Masyarakat ngampel dan sambiroto semakin semangat mengelorakan dan beraksi dengan isu Konten local karena kepentingan nya sama, ingin di pekerjakan,namun semua itu harus di imbangi skill,sayang nya masyarakat kita belum siap, bagaimana bisa bekerja kalau tataran skill lemah ?dan hanya orang yang tertentu yang bisa masuk apalagi,rata2 yang bekerja di Bojonegoro banyak pendatang dan punya KTP Bojonegoro.
Dan kita juga teringat akhir-akhir tahun kemarin ketika masyarakat pengeboran sukowati melakukan aksi besar-besaran di sekitar pengeboran pada tahun 2009 dulu.kenapa karena aksi target nya hanya sederhana Msyarakat butuh bekerja dan bukan orang luar yang mengerjakan nya,karena apa SDM sukowati dan sekitar ternyata masih termarginal dan setiap ada proyek orang Luar daerah yang selalu terdepan.Tuntutan konten local itu mulai populis di Bojonegoro pasca aksi teman-teman Sambiancam-sambiroto,ngampel dan sekitar nya begerak, mereka seluruhnya yang butuh bekerja,akhirnya isu kandungan lokal itu,di tangkap Bupati menjadi Perbup 48,dan kini pun sudah jadi PERDA .
Pertanyaan nya PERDA itu benar-benar mewakili local apa tidak,Perda itu mewakili masyarakat local-dan benar-benar local apa tidak, dari regulasi-regulasi nya,dan sampai penerapannya ewakili masyarakat Bojonegoro apa tidak,dan apa sangsinya bila Perusahaan yang melangar Perda itu? Beranikah Pemda (Negara) menutup/melarang berkegiatan di bumi angglingdarmo ini.
Dan siap kah masyakat kita menghadapi dan menangkap Perda kandungan/konten local itu !!? bila benar-benar di terap kan? kita harus sadar Masyarakat kita dalam tataran pemahaman/pendidikan tentang Migas masih kecil,karena selama ini Pemda(Negara) Dalam ini pembinaan/pendidikan migas dan tecnologinya buat masyarakat relativ sangat kecil.
Adakah regulasi di balik draf Perda itu yang mengatur masyarakat local untuk menjamin dapat pekerjaan di area Migas kelak nya, di wilayah yang di garap oleh kontraktor?Adakah regulasi-regulasi di dalam draf perda itu yang mengatur batas-batasan bila rakyat tidak di pekerjakan oleh Kontraktor, yang menang tender di wilayah Bojonegoro (Migas) ?.
Saya berani taruhan pasti tidak ada,dan yang pasti Perda itu hanya di tujukan kontraktor/dan rekanan nya Bagaimana mendapat kan Proyek dan garapan kerja yang harus tunduk dengan kekuasaan sera golongan sang penguasa.
Kapan ada perda yang benar-benar kandungan local yang bisa menjamin bahwa rakyat Bojonegoro,Benar-benar bisa menikmati sumber daya alam nya,tanpa di gangu oleh pihak asing yang mengatasnamakan kandungan local,sebagai ajang dan kedok nya mengeruk sumber daya alam Bojnegoro.
Ada isu kenapa Pemda tidak mengeluarkan izin IMB/Ho nya Pt TRI PATRA ?
Sangat ironi ketika Wabup Setyo hartono meminta ke outsorching jasa keamanan atau mengusulkan setiap diantara 100 orang tenaga regu security ada yang berijazah SMP,tapi kenyataan nya hanya SMA yang di terima,dan semua tahu bahwa masyarakat tambang kusus nya banyak yang tamatan SMP dan SD,dan di tambah Drop out.inikah nama nya keadilan bagi semua rakyat?!!
Semoga kelak ada regulasi-regulasi yang mengatur tentang semua ini yang termaktub daalam kandungan local buat rakyat Bojonegoro,karena mereka juga butuh bekerja dan mereka juga di rumah nya sendiri(Desa),semoga kedepannya warga Bojonegoro dan Warga sekitar eksplorasi benar-benar ada yang membela Hak-hak nya agar tetap bisa berkarya dan berjuang hinga anak cucu nya di Daerah nya sendiri.(Mustaqim)

Iklan

Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: