Maya

28 11 2011

Gema islami kumandang.
Ku pijakan kaki ku di antara pucuk-pucuk rumput,
yang semalam tersapu air mata sang langit…..

Embun-embun itu telah aku rampas kemerdekaan nya ,
Ketika bersetubuh dengan alam ini…….
Tak ku pedulikan dingin pedang nya,
Tak ku hiraukan desahan nafas nya yang telah menggelora,
Sejak petang,dan semalam tadi……

Ku tancap sang pembrani di usia tua..

Ku tunggangi walau usianya yang telah rapuh..
Ku pacu semangat nya,yang telah ter enggah-enggah,
Di antara sang embun pagi…..

Sang surya telah menggintip di antara pucuk clorovil…

Pedang nya mulai persiapan akan di edarkan di penjuru,
Belahan dunia,dan jiwa ini masih asyik bermain maya..

Yaaaahhhh……di sini ku temukan dunia ku.

Dunia penuh ekspresi…..
Dunia penuh sensasi…
Dunia persembunyian…
Dunia belajar kata kata…
Dan,
Tapi tidak segala galanya….

Disini ku temukan dia..
Yang tertelungkup diantara luka nya…

Disini ku merajut rasa yang telah pudar,
Yang telah padam karena angkuh nya dunia nyata…..

Tanpa terasa aku telah melangkah jauh dan jauh…
Laksana aku berjalan di antara langgit,
dan rembulan…..

Sang edar pedang sang surya sadarkan aku tuk beranjak,
Dari persinggahan sang maya…….

Iklan

Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: