Sunyi.

14 11 2011

Tetap seperti hari kemarin bila hari menjalang hari suci..

gundah ,

resah,

selalu membara cemburu ku,

terbakar dalam tungku hati yang sepi,

yang telah lama padam,

yang kini menyala ketika hati ini melihat senyum mu..

malam ini kembali membara laksana jelanga dan tungku api nya…

Tetap seperti hari kemarin…

malam selalu setia dengan gelap nya,

malam selalu setia dengan bintang-bintang nya.

malam selalu terjamah embun -embun nya..

dan ku selalu tetap terdampar di ruang-ruang kesunyian…

yang tanpa batas..

tetap seperti hari kemarin..

ku selalu memujamu,

mengagumi mu dan mencintai mu…

dan ku tempat kan hatimu dalam ruang yang paling terdalam.

walau kita tak pernah rasakan harum nya mekar bunga itu.

walau kita tak pernah menikmati persegamaan yang tiap insan laku kan,

namun rasaku padamu tetap terdalam padamu.

tetap seperti kemarin..

rasaku ku rebah kan di ruang ini..

rasa ku tikam kan pada kesendirian ku,

dan ku gembala kan hati pada kecerian,walau hati ini terajam,

ter iris-iris..

dengan segala onak kehidupan…

Tetap seperti hari kemarin…

walau rasa ini terbuang ,

ku kan tetap bertahan dengan keyakinan ku.

karena rasa ku tak berpamrih,dan bermaksud..

rasa ku rasa manusia yang mencari hidayah hidup yang sesunguh nya hidup.

seperti hari kemarin hati ku tetap dalam ruang yang sunyi….

Iklan

Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: