Nyanyian Si Jaeman 1986

12 11 2011

Siang yang terik menghantarkan bulir-bulir keringat yang memandikan tubuh jaeman siang itu tanpa lelah dia memacu semangat nya.beberapa jubin penuh dengan tanah merah yang semenjakn pagi jaeman angkati…..
lek pardi sijuragan batu bata melihat kerja jaeman yang penuh semangat di siang itu heran,dan terpaku.selama jaeman tinggal di desa orang-orang dusun banyak yang mencibir bahwa jaaeman malas bekerja,tapi kini dia seperti orang yang tak punya lelah….

Di terik sang surya siang itu muncullah sesosok seperti kemarin-kemarin yang masih pakai seragam sekolah dan membawa beberapa bungkus nasi dan dua teremos es dan kopi.dialah si parti anak tungal lek pardi anak semata wayang juragan batu bata.hati jaeman bergetar dadanya berdatak tak beraturan,keringat dingin mengucur dari balik pori-porinya….

Tiap detik mata jaeman mencuri-curi pandang, tiap saat senyum nya yang dimanis-maniskan cari perhatiahan.ketika si parti mendekat, aroma wangi tubuh masih lekat aroma rambutnya yang di semir kemerah-merahan ala anak-anak kota yang gaul menyeruak hidung jaeman mewangi membuat jaeman salah tingkah…lembut kulit siparti ketika bergesekan kulit jaeman yang kotor tanah merah bikin jaeman mabuk kepayang…dalam hati jaeman berkata ohhhhh…tuhan kapan aku adaa kesempatan berjalan berdua dan mengatakan hatiku yang sesunguh nya…???

Dan ketika makan siang bersama,parti duduk disamping jaeman….jaeman hatinya makin tak menentu di cubit kulit nya benarkah hari ini dia tidak tidur atau sekedar mimpi….???

Siang beranjak ke petang,beberapa karyawan silih berganti mandi di bengawan solo,dan mmengemasi beberapa peralatan nya masing-msing.dilangkah kan jaeman untuuk pulang,tiap-tiap jengkal tanah yang di lewati jaeman hanya bayangan parti di hati dan otak nya….

Malam yang makin menajam mata jaeman tetap tajam…..
dihalaman yang mulai berembun,dan angin desa yang semilir membungkus angan jaeman dalam kesendirianya,dia berkhayal terbang diantara beberapa bintang.andai malam itu dia punya sayap rasanya dia ingin terbang ke awan mengambil salah satu bintang, dan akan di taruh ruang tidur si parti agar kamar nya ada yang menerangi..
andai dia punya sayap dia ingin mengajak terbang parti ke awan,dan mengelilingi beberapa desa,beberapa kota,dan beberapa toko-toko yang mulai menjulang tingi bertingkat-tingkat di desa-desa….
dalam hati jaeman bergelora seperti letusan magma yang akan keluar dari perut sang gunung…

malam itu sangat menyiksa hati dan benak jaeman……

Iklan

Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: