Penjaga Malam

10 11 2011

Malam.
Dia selalu datang..
Jubahnya,menyengat menusuk-nusuk tulang Sungsum..
Tarian nya erotis bertelanjang di Kota….
Tengelamkan pijaran nya sang bintang yang memeluk kaki-kaki langit nya..

Malam.
Jiwa-jiwa yang sepi selalu menungu mu..
Walau engkau kini berpesta pora tak pernah berhenti.
Walau dirimu menangis dalam ketersiksa an mu,
dan malam mu tetap datang dan tawar kan tarian nya.

Malam.
Kulum lah,
peluk lah,
Jilati lah,
Dan hempas kan lah rasa mu,
Dalam pencarian titik-titik kenikmatan tai ayam mu.

Malam.
Ku tungui asa mu dalam pematang yang sepi..
Ku jelajahi setiap jengkal lekuk tubuh mu,
Walau dalam angan yang semu..

Malam..
Ku selalu setia dalam sepi ini..
Dan ku menanti sang pagi,hinga sampai mata ini menutup ..
Malam ku selalu rindu pada mu,
Dan menemui jejak mu,dan puisi ringkas mu yang ber judul “” ku syang kamu,tidur lah sayang””

Malam..
Kian tajam kan waktu nya,

Dan ku tetap terpana di antara jiwa -jiwa yang resah,

Dan gundah di antara kelenjar otaku yang mulai tumpul dan tak bernanah…
Aku selalu membayang kan kau menari dia antara lenguhan malam.
Yang ku setia menungui dirimu di antara siksa nya malam.

Iklan

Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: