Detik……

10 11 2011

Detik…
Semilir sang bayu malam ini kian kencang se kencang pedati-pedati yang lagi ber ereksi.
Bunga-bunga yang mulai merekah nan rupawan bertebaran,
roti kukus nya yang transparan menyemul hitam legam ,
menyembul bagai siap hidang di malam yang berjubah dingin.

Detik…
Anak Jam sekon itu terus berputar mengikuti waktu nya,
yang kian malam kian resah kan gelora nafsu sang kumbang,
demi mencari sesari madu dari sang bunga malam ini,
Sang bayu malam ini tebar kan pesona digin nya dan,
Bunga -bunga blingsatan di tangkai nya,
gelora nafsu nya makin mendesah,
dan kumbang makin pun terpana elok nya dan ranum nya sang Bunga.

Detik..
Detik demi detik malam kian beranjak dari pangkuan nya sang Sekon,
gelisah mendera antara, kumbang dan bunga yang mencari nikmat nya yang terpendam.

Detik..
Detik demi detik lenguhan pun tercipta,
Hentakan demi hentakan kian mempesona,
Jeritan kecil dan mengigit,kian terasa menyayat dan ber ereksi,
Bagai Besi yang membara dari tungku nya..
Rintihan mengejang menuju ke puncak Himalaya yang tak terkendalikan lewat detik.

Detik…
Detik ini inspirasi yang gila pun membuncah se akan Onani di kelenjar Otak yang tumpul,
Dan kehilangan sadar dari imajinasi.

Detik..
Ber batang-batang insipirasi kian terberangus dengan api yang membara,
Mengepul dan sesakan ruangan yang pengap dan berdebu.
Dan inspirasi ku tetap menungu waktu.

Malam cepat lah berlalu dari deti-detik ini….

Iklan

Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: