Cinta ku terdampar di panguruyung..

10 11 2011

ANAI KU….
Air mu laksana salju yang bertebaran,
Gemericik menyengat tulang sungsum yang mulai keropos,
Hijau dedaunan alam mu bagai heden yang di tampak kan sang khaliq,
Kelok-kelok an mu bagai sang Naga yang melilit,
Anai ku ,desah nafas mu mengelora berjiba ku Bersama nafsu yang merindu.
Bergelayud bagai ular sanca yang mengintip di balik perawan hutan mu,
Dan lembah-lembah mu anai..

ANAI KU…
Gelora ketenangan jiwa ku terusik,
Aku ingin mengungah rasa cinta ku,dan nafsuku ingin ku ukir di sana..
Merejam nafsu yang lama terpendam,dan tertahan..
Ingin ku lampias kan bersama suara mu,
Di kala pagi datang,dan kala lembayung senja terbenam..

ANAI KU…
Semua hasrat ku aku letup kan,
Karena aku rindu ke indahan Surga..
Ke indahan lembah-lembah nya..
Ke tenangan sungai-sungai nya..
Dan kebersamaan dalam jamuan-jamuan nya laksana sang raja..

ANAI KU…
ku ingin bersegama dalam istana mu,
Istana yang megah bersama batu pualam,
Yang makin tenggelam dengan jaman.
”PANGARUYUNG” prasasti alam,
Peradaban,
Sosialistic,
Ekosistem peradaban Negeri ini yang makin Sakit dan tak Reproduksi lagi.

ANAI KU…
Ku ingin susuri hinga rahim Istana mu ,
Dan bergumul hingga mengejang otak ku ,
Hati ini biar sembuh dari virus yang tak pernah ereksi bahagia ini..
Dan istana pangaruyung akan jadi prasasti dan saksi cinta ini…
Walau paras mu yang alami,mulai pudar…
Aroma mu yang mewangi selaksa kasturi,mulai hilang..
Engkau tetap mempesona dalam kalbu ku yang Selalu tersiksa,dalam keterpasungan ku oleh Cinta..
Ku ingin lampias kan hasrat ku ,
Dalam elok rahimnya “Istana Pangaruyung” mu….

Iklan

Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: